Oleh: sucihida | November 24, 2008

Sekolah Bukan Pabrik

            Sekolah merupakan salah satu lembaga yang berfungsi untuk memberikan pengajaran dan pendidikan bagi anak. Banyak sekali upaya sekolah dalam membantu dan mewujudkan cita-cita anak sekaligus cita-cita para orang tua. Tapi ada hal yang sangat disayangkan, adakalanya orang tua memojokkan pihak sekolah dan menuntut banyak pada sang anak. Suatu contah, ketika anak akan masuk di Sekolah Dasar anak harus sudah menguasai CALISTUNG dengan baik, karena dengan begitu para orang tua yakin anak-anaknya akan “sukses atau berhasil” dijenjang berikutnya.  Tetapi mereka kadangkala lupa bahwa dunia anak adalah bermain dan berfantasi.

             Saat ini banyak sekali sekolah-sekolah yang mengeluhkan banyak masalah yang perlu diselesaikan agar pendidikan lebih maju. Padahal tidak hanya sekolah yang bermasalah, namun mulai dari kurikulum, kebijakan pemirintah, tenaga pengajar/guru dan muridpun ikut bermasalah. Contoh sederhana bagaimana cara guru membuat murid agar lebih semangat dan kreatif dalam mengikuti pelajaran dikelas? Segala upaya dilakukan mulai dari pembelajaran yang sederhana samapai model PAKEM yang semarak dilakukan. Tapi banyak guru yang mengeluh karena menemui murid yang bermasalah dan fasilitas yang kurang. Selain itu juga orientasi nilai bagi lulusan yang sudah dipatok pemerintah menjadikan proses ini lebih rumit dan tidak terlaksana.

            Ada pendapat bahwa kegagalan anak dalam memahami konsep karena ada beberapa hal yang tidak diperoleh sang anak diantaranya:

1. Ada konsep yang terlewatkan yang harus difahami oleh anak

2. Anak malas untuk melalui proses menemukan konsep

3. Guru dan anak malas untuk melakukan pengamatan

          Ketiga hal itu menjadikan kepandaian anak yang bersifat sesaat atau sementara. mungkin kita perlu belajar banyak dari negara lain. Ketika Nagasaki dan Hirosima dibom atom maka pertanyaan kaisar yang pertama muncul adalah berap jumlah guru yang masih hidup. Karena mereka yakin bahwa guru mampu merubah dan menjadikan suatu bangsa akan maju. Berbeda dengan negara ini kita masih menganggap bahwa sekolah ini adalah pabrik. Pabrik yang harus bisa mengolah dan menghasilkan out put yang siap. Bukan menganggap sekolah sebagai suatu komunitas/ lingkungan belajar yang menyenangkan.

        Jika kita dan negara ini ingin memajukan pendidikan, maka kita harus belajar menyelesaikan masalah yang mengelilingi dunia pendidikan.


Responses

  1. saya belajar dari guru2 luar yang menanamkan konsep ke anak melalui bahan2 di sekitar yang udah dikenal anak.
    selain itu, membangun sikap kritis terhadap lingkungan, mampu menganalisis lingkungan, dan berani menyatakan pendapat juga saya terapkan.
    meski ga mudah karena di level sebelumnya anak ga terbiasa dengan cara ini

    Saya sangat setuju dengan cara anda yang diterapkan untuk buah hati. Tapi ironis ketika sekolah kami menerapkan pendidikan yang demikian para orang tua siswa justru takut anak-anaknya tertinggal materi dengan anak-anak yang sekolah dengan model pembelajaran yang konvensional. Lebih parah lagi ketika anak mulai kritis terhadap lingkungan dan kejadian para orang tua justru menganggap anaknya kurang sopan dan cerewet. Mungkin tidak hanya guru yang perlu belajar cara dan memahami pendidikan anak, tapi para orang tua juga perlu belajar lebih banyak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: