Oleh: sucihida | Januari 28, 2008

Semua Anak Adalah Hebat

Anak adalah harta dan anugrah yang paling berharga.

Kehadirannya selalu didambakan oleh setiap insan yang membina rumah tangga. Tak sedikit orang yang masih percaya bahwa banyak anak banyak rezeki. Namun masih ada juga para wanita yang enggan memiliki anak karena asyik dengan karier dan jabatannya.

Setiap anak terlahir dengan kelebihan dan keistimewaan yang dimilikinya, tinggal kita sebagai orang tua yang harus mampu membimbing, menjaga dan memberi teladan sekuat tenaga. “Seorang anak akan berguna dan menjadi kebanggan kita jika ia menjadi anak yang sukses dan berakhlaqul karimah, namun jikalau anak kita biarkan begitu saja justru menjadi beban dan aib belaka. Maka berilah pengajaran yang kalian bisa, sehingga muncul generasi yang akan menciptakan berbagai keajaiban yang mempesona.”

Kita harus inggat pendidikan yang pertama dan utama adalah lingkungan keluarga.

” Remaja dikalangan kami akan tumbuh berkembang selaras dengan kebiasaan yang ditanamkan orang tuanya. Seoarang pemuda tidak dapat berpegang pada agama berlandaskan nalarnya, namun dengan pendidikan beragama maka dekatkanlah dia kepada-Nya”

Betapa penting arti belajar, pengajaran dan teladan bagi anak-anak kita yang akan menjadi generasi penerus. Masalahnya apakah benar anak dikatakan balajar dan memperolah pengajaran saat ada disekolah saja? apakah benar anak bisa dikatakan hebat jika rangking 1 atau bintang pelajar disekolahnya? apakah menjamin anak yang nilainya bagus dan dikatan pandai disekolah berarti pandai dalam beribadah dan memiliki akhlaq mulia? Salahkah jika ada orang berkata: apa arti kepandaian anakmu jika dia tidak memiliki kasih sayang pada sesama. dan pantaskah kita marah jika ada teman bertanya padahal anakmu begitu pandai dalam pengetahuan namun mengapa dia belum juga mendapat pekerjaan yang mapan?

Kita harus sadari bahwa keegoisan dalam mendidik anak bukanlah hal yang baik bagi anak. Kita ingin anak-anak kita menjadi hebat tapi bukan berarti semua jalan harus diterobos, meskipun jalan itu salah. Pendidikan fullday school, memaksa pendidikan anak usia dini dengan CALISTUNG dan mengorientasikan pendidikan anak pada nilai IQ, dapat munculkan generasi yang hebat namun keHEBATannya SEMU.

Anak hebat adalah anak yang baik diberbagai segi mulai dari intelgensinya, emosinya lebih-lebih spiritualnya. Ketika orang tua mampu mencetak anak yang seimbang nilai IQ,EQ dan ESQ nya, maka orang tua itu patut diacungi jempol sebagai ekspresi salut dan bangga. Tapi jangan dipungkiri jika orang tua dalam mendidik anak hanya berorientasi pada nilai atau IQ saja, sesungguhnya itu adalah awal terjadinya kegagalan dalam mendidik anak.

Jangan marah, tapi coba renungkan dengan bijak!

bermain.jpg


Responses

  1. setuju
    Salam, Selamat ya atas dibukanya forum unjuk pendapat yang positif,cerdas dan kreatif. Saya menghaturkan selamat dan semoga sukses serta berkembang terus. selamat…

  2. Anak merupakan anugerah terindah dalam hidup. oleh karena anak harus dididik dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. saya sepakat sekali dengan ibu Hida bahwa mendidik anak tidak hanya mementingkan kecerdasan IQ saja, namun lebih dari itu semua kecerdasan harus dikembangkan agar kelak anak menjadi orang yang sempurna.

  3. Askum lm kenal dianak hebat indoneia, mampir di blog anak hebat ya…..tulisannya bagus tuh..bu salut deh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: