Pendidikan merupakan hal yang sangat fundamental bagi suatu bangsa. Maju tidaknya suatu bangsa bisa ditentukan oleh kecerdasan bangsa itu sendiri. bukan hal yang mudah untuk memajukan pendidikan suatu bangsa. Sejarah telah mengukir keberhasilan pendidikan negara ini, tatkala banyak lahir para cendikia yang ikut membangun dan mencerdaskan negara ini. Namun mengapa dimasa ini dunia pendidikanku justru jatuh terperosok, hingga sulit untuk kembali bangkit.
Segala cara dicoba, segala upaya dilakukan tapi… aku merasa sedih, karena cara dan upaya itu menjadi tak berarti apa-apa. Peningkatan mutu, peningkatan gaji, penambahan berbagai bea siswa, pengadaaan fasilitas yang kesemuanya dianggarkan oleh pemerintah justru menjadi dunia pendidikanku bermasalah.
Sertifikasi; bukan menjadikan guru semakin profesional malah menjadikan guru semakin “nakal dan menggelikan”
Peningkatan gaji; menjadikan sebagian guru tersisih karena harus bersaing dengan mereka yang ingin jadi guru instan
BOS dan BOS buku; tidak menjadikan perubahan yang signifikan justru membuat pelaku pendidikan makin memprihatinkan karena banyak pejabat pandai menyelewengkan.
Kapan Dunia Pendidikanku bisa berubah, mungkin ada niat tapi perlu upaya dan biaya “itu pasti”
Kapan negara lain yang pernah belajar tentang pendidikan ke Indonesia mau belajar lagi, tidak malah mencemooh dan menertawakan pendidikan negeri ini. Kapan kita sungguh-sungguh mau belajar dan menyadari bahwa pendidikan kita bermasalah. Biar negara ini tidak lagi dikatakan negara yang bodoh.





Bu, tulisannya seperti lilin.
Jika nyala api itu dipegang akan terasa panas ditangan. Namun, nyala api dari lilin itu sangatlah berguna untuk menerangi kegelapan.
semoga dengan lilin ini bangsa ini tidak lagi di cap sebagai bangsa yang bodoh, tapi bangsa yang cerdas ( halah… ngomong cerdas lagi ntar salah lagi)
yang dapat menomorkan satukan dunia pendidikan.
Wah…, puitis sekali tanggapannya. Mudah-mudahan cepat ada perubahan didunia pendidikanku.
Oleh: namakuananda on November 29, 2008
at 8:33 pm